Tahun Ajaran Baru Masih Daring dan PTM Terbatas, Jois Ingin Merahi Prestasi

Tahun Ajaran Baru Masih Daring dan PTM Terbatas, Jois Ingin Merahi Prestasi
Jois Sianturi siswi kelas V B SDN 46 Bengkalis sedang ikuti pembelajaran online

BENGKALIS - Tampak suasana di malam hari satu keluarga di jalan Wonosari tengah gg. Sederhana Bengkalis. Beda dari biasanya orang tua dan anggota keluarga lainnya santai atau duduk bersama sambil nonton televisi selama pagi sampai petang beraktivitas seharian. Tapi pada malam Kamis.(15/07) sikira pukul 20.00. Anak usia sekolah duduk didepan Leptop sedang melakukan pembelajaran online (virtual) dengan serius mendengarkan pemaparan gurunya.

Anak tersebut Jois Sianturi siswi kelas V B SDN 46 Bengkalis. Bersama teman-temannya mengikuti pembelajaran secara online. Dibawah bimbingan guru Darmadi Spd. SD.
" Kami tidak semua ikut pembelajaran online ini yang disampaikan pak guru mata pelajaran IPS dan IPA." kata jois karena ia baru naik ke kelas V dan tahun ajaran baru 2021/2022 sudah dilaksanakan mulai hari Senin (12/07) kemarin.

Ada dua pembelajaran yang dilaksanakan sekolah sekolah di kabupaten Bengkalis (daring dan luring) semenjak kita mengalami pendemi Covid-19 sampai sekarang. Pemerintah dan masyarakat berjuang untuk bisa bebas dari Covid-19.

Dan mau tidak mau pendidikan untuk anak usia sekolah tetap berjalan dan siswa termasuk orang tua perlu tidak perlu harus bisa atau memahami penggunaan HP atau Leptop, ini merupakan atau termasuk kebutuhan yang sudah memiliki tiap masyarakat walaupun tatap hidupnya belum mencukupi.

Dilihat dari kemampuan jois, sudah bisa mengoperasikan komputer atau laptop kalau dilihat dari kemampuan dalam mengoperasikan alat tersebut tidak asing lagi.
" Untuk menggunakan atau memakai HP atau Leptop sudah bisa, diberikan saja cara caranya jois bisa menggunakan Leptop, " kata jois setelah pembelajaran daring selesai kepada Journalist.id. Kamis malam (15/07).

Dengan memasuki tahun ajaran baru 2021/2022 pendidikan anak usia sekolah sudah mulai berjalan baik dengan pembelajaran tatap muka terbatas juga sistem daring terus dioptimalkan dan kita bersama sama menjaga kebersihan, kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan walaupun kita hidup berdampingan dengan Covid-19.

Pembelajaran Tatap Muka

Memasuki hari pertama pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022 Sejumlah sekolah memberlakukan pembelajaran tatap muka, Senin (12/7) pagi. Pembelajaran tatap muka diizinkan dilaksanakan mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP sesuai edaran Dinas Pendidikan Bengkalis.

Meskipun pembelajaran tatap muka boleh dilaksanakan sekolah, namun penerapanya masih terbatas. Seperti pelaksanaan di SDN 50 Bengkalis, pembelajaran tatap muka di hari pertama tahun ajaran baru ini hanya dua tingkatan kelas yang masuk sekolah.

Dua tingkatan kelas yang masuk sekolah di SDN 50 Bengkalis diantaranya kelas satu dan kelas dua. Dua kelas yang masuk sekolah ini terdiri enam ruang belajar.

"Ada enam lokal hari ini yang masuk sekolah, kelas I tiga lokal dan Kelas II tiga lokal. Jumlah siswa perlokalnya juga dibatasi sepertiga dari kapasitas lokal, " terang Kepala Sekolah SDN 50 Bengkalis Sudarmi kepada Journalst.id, Senin (12/7) lalu.

Pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan dengan sistem shift, hari ini kelas I dan II Shift pertama perlokalnya sebanyak 14 orang. Kemudian besok akan dilanjutkan Kelas I dan II shift kedua dengan jumlah siswa masuk seperti shift sebelumnya.

"Sementara kelas lainnya akan masuk dihari berikutnya dengan shift yang sama. Jadi satu pekan ini setiap siswa akan masuk sekolah sekali dalam satu pekan, " terangnya.

Untuk jam belajar dalam pembelajaran tatap muka terbatas hanya berlangsung selama dua jam, masuk dari pukul 08.00 WIB dan Pulang pukul 10.00 WIB. Sebelum masuk kelas pihak sekolah terlebih dahulu memastikan siswa yang datang dalam keadaan sehat.

"Jadi siswa kita ini diantar oleh orangtuanya, kemudian sampai di depan gerbang kita periksa suhu tubuhnya serta memeriksa kelengkapan dari protokol kesehatan mereka, " tambah Kepsek ini.

Sebelum masuk ke dalam ruangan belajar, siswa diwajibkan mencuci tangan dengan air yang sudah disediakan. "Setelah cuci tangan baru mereka dibolehkan masuk, dalam ruang belajar kita juga menerapkan jaga jarak, " terangnya.

Hari pertama ini, untuk siswa kelas satu fokus pada pengenalan lingkungan sekolah. Mulai dari perkenalan dengan guru kelas serta perkenalan dengan Kepala Sekolah serta guru lain dan staf sekolah lainnya.

"Semuanya disampaikan oleh guru kelas mereka, begitu juga kelas II sama hari pertama ini fokus kegiatan perkenalan dengan guru kelas mereka yang baru, selain itu disisipkan pembelajaran tematik yang sudah disiapkan, " tambahnya.

Menurut Sudarmi, dengan waktu dua jam pembelajaran di sekolah ini pihak sekolah sedikit kewalahan. Karena dengan kurikulum tematik materi pembelajaran yang di sampaikan cukup banyak.

Meskipun demikian pembelajaran tatap muka seperti ini baru diberlakukan untuk sepekan ke depan. Sesuai edaran dari Dinas Pendidikan Bengkalis yang diterima pihak sekolah pembelajaran hanya seminggu ini.

"Untuk pekan selanjutnya kita masih menunggu arahan Dinas Pendidikan Bengkalis selanjutnya. Kemungkinan ada edaran terbaru lagi, " tandasnya.(yulistar)

Bengkalis
Yulistar

Yulistar

Previous Article

Perwakilan Mahasiswa Polbeng Ikuti Munas...

Next Article

DPC PKB Gelar Pra Muscab, Dukungan Mengalir...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Yulistar

Yulistar

Postingan Bulan ini: 78

Postingan Tahun ini: 214

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 71

Postingan Tahun ini: 225

Registered: Apr 16, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 65

Postingan Tahun ini: 286

Registered: Apr 13, 2021

Zul chilalek

Zul chilalek

Postingan Bulan ini: 61

Postingan Tahun ini: 147

Registered: Apr 15, 2021

Profle

Rikky Fermana

Warga Glempang di Gegerkan Dengan Penemuan Mayat Yang Membusuk di Tengah Sawah
Heboh! Ada Spanduk Menolak Dedi Chandra Sebagai Ketua Golkar Bukittinggi
Miris, Indikasi Tutupi Kesalahan, Kades Pattallassang Bantaeng Niat Sogok LSM
Kasus Tewasnya Sugianto, Penyidik Polda Sulsel: Ada Perdamaian, GAM: Bukan Utang Piutang

Follow Us

Recommended Posts

Pria Di Bengkalis Nekat Curi Uang Kotak Amal Mesjid di Dua TKP Berbeda
Bakti Kemenkumham, Lapas Kelas IIA Bengkalis Saluran 144 Paket Sembako   ke Warga Terdampak Covid-19
Mengkuatirkan, Dua Kasus Asusila Terhadap Anak Di Bengkalis dan Pelaku Orang Terdekat
Event Pertama, Lomba Video Creator Compotition HMM Politeknik Negeri Bengkalis
Kajari Bengkalis Tetapkan DY Ketua Cabor PABBSI Tersangka Kasus Dana Hibah KONI